Umum

Tangkap patogen tersembunyi dengan nanopartikel

Tangkap patogen tersembunyi dengan nanopartikel

Mereka menggunakan nanoteknologi untuk menangkap patogen tersembunyi

Para peneliti di University of Central Florida telah mengembangkan teknik baru yang dapat memberi dokter alat yang lebih cepat dan lebih sensitif untuk mendeteksi patogen yang terkait dengan penyakit radang usus, termasuk penyakit Crohn.

Teknik berbasis nanopartikel baru juga dapat digunakan untuk mendeteksi mikroba lain yang telah menantang para ilmuwan selama berabad-abad karena mereka bersembunyi jauh di dalam jaringan manusia dan mampu memprogram ulang sel agar berhasil menghindari sistem kekebalan.

Kuman tersebut muncul kembali bertahun-tahun kemudian dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti yang terlihat pada kasus tuberkulosis. Saat ini ada metode pengujian untuk menemukan mikroba tersembunyi ini, tetapi mereka membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikannya dan seringkali menunda pengobatan yang efektif selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Associate Professor UCF J. Manuel Pérez dan Profesor Saleh Naser dan tim penelitiannya telah mengembangkan metode yang menggunakan nanopartikel yang dilapisi dengan penanda DNA spesifik untuk patogen yang sulit dipahami. Teknik ini efektif dan lebih akurat daripada metode saat ini, mendeteksi bahkan sejumlah kecil patogen. Lebih penting lagi, dibutuhkan waktu berjam-jam daripada berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk memberikan hasil, dan dapat memberikan alat yang lebih cepat kepada dokter untuk membantu pasien. Pekerjaan penelitian grup tersebut baru-baru ini diterbitkan di jurnal PLoS ONE.

Sumber: Science Daily


Video: Können Nanopartikel Krebs bekämpfen? (November 2020).